fbpx
image
Jl. KH. Abdul Wahab Siamin Villa Bukit Mas, Ruko Raffles RD-07 Surabaya

Senin - Sabtu Jam buka 08.00 – 16.00

Minggu TUTUP

KENAPA PILIH OBAT HERBAL?

KENAPA PILIH OBAT HERBAL?

Obat herbal sudah tidak asing lagi di pendengaran masyarakat Indonesia.

Obat ini dianggap lebih alami, sehingga banyak dipilih masyarakat Indonesia sebagai alternatif pengobatan.

Dilansir dari Alodokter, terbukti sekitar 45% dari 7699 responden pengguna aplikasi Alodokter memilih menggunakan obat herbal, meski tidak semuanya terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Selebihnya, sekitar 55% memilih obat modern sebagai langkah pengobatan.

Kesadaran masyarakat akan manfaat pengobatan herbal sekarang sudah makin tumbuh. Penelitian ilmiah seputar herbal juga makin banyak. Obat herbal adalah obat yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami dan digunakan secara turun-temurun, seperti tumbuhan sebagai bahan dasar obat. Baha-bahan tersebut diolah dengan cara alami tanpa unsur kimia. Salah satu contohnya jamu, sekarang penelitian tentang khasiat jamu, macam-macam jamu, bahan dan pemrosesannya mudah ditemukan di berbagai jurnal kesehatan. Jamu adalah contoh konkret obat herbal yang sudah diterima masyarakat sebagai alternatif pengobatan.

Tapi bukan berarti obat modern tidak bagus untuk pengobatan juga ya bunda, itu tergantung dari pendapat orang masing-masing. obat modern dasarnya hampir sama dengan obat herbal, hanya saja obat modern dibuat dan diproses secara kimiawi.

 

Berikut alasan kenapa masyarakat Indonesia memilih Obat Herbal sebagai pengobatan:

1. Obat herbal tidak menimbulkan efek samping

Obat herbal berasal dari tumbuhan yang telah tersedia gratis di alam ini. pengolahan obat herbal dilakukan secara alami, tradisional, tanpa campuran bahan kimia atau sintetik. Oleh karenanya, obat-obatan herbal tidak memiliki efek samping dan aman digunakan.

Namun, sahabat razie harus tetap berhati-hati saat memilih obat herbal karena di pasaran ada beberapa jenis obat herbal yang diproduksi secara tidak higienis atau dicampur bahan kimia.

2. Obat herbal bebas racun

Pemakaian obat kimia dalam jangka waktu yang lama bisa berubah menjadi racun bagi tubuh. Sehingga pemakaian obat kimia harus melalui kontrol ketat dan dokter dan tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Sebaiknya obat herbal bersifat bebas racun. Dengan pemakaian yang tepat obat herbal aman dikonsumsi oleh siapapun. Bahkan, obat herbal dapat dijadikan sebagai peluruh racun (detoks) di dalam tubuh.

3. Obat herbal mudah diproduksi

Obat herbal dihasilkan dengan pengolahan sederhana berbagai bagian tumbuhan, seperti akar, daun, buah, biji, bunga, kulit kayu, dan lain-lain. Pengolahan obat herbal tidak membutuhkan alat dan teknologi modern. Biasanya obat herbal diolah dengan cara direbus, ditumbuk, atau dicampur sesama bahan herbal dengan komposisi tertentu.

4. Obat herbal menghilangkan sumber penyakit

Obat herbal bekerja secara menyeluruh (holistic). Selain menyembuhkan gejala penyakitnya, obat herbal bekerja sampai ke sumber penyakitnya. Dengan demikian obat herbal meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebagai cara untuk melawan penyakit.

5. Obat herbal multi khasiat

Obat herbal memiliki banyak khasiat. Satu obat herbal saja bisa digunakan untuk mengobati lebih dari satu penyakit. Misalnya majakani berkhasiat mengobati kista, membersihkan bakteri dan jamur, mengencangkan organ kewanitaan, dan mengencangkan kulit.

6. Obat herbal mudah diperoleh

Obat herbal lebih mudah diperoleh. Anda tidak perlu meminta resep dokter maupun pergi ke apotek untuk mendapatkan obat herbal. Namun demikian, anda tetap membutuhkan petunjuk orang yang ahli di bidang herbal dalam pemakaiannya. Pemakaian obat apapun secara sembarangan tidak disarankan.

7. Obat herbal lebih murah

Obat herbal cenderung lebih murah dibanding obat kimia. Bahkan harga obat herbal bisa jau lebih murah jika diproduksi secara massal.