fbpx
image
Jl. KH. Abdul Wahab Siamin Villa Bukit Mas, Ruko Raffles RD-07 Surabaya

Senin - Sabtu Jam buka 08.00 – 16.00

Minggu TUTUP

PERBEDAAN KISTA DAN MIOM

PERBEDAAN KISTA DAN MIOM

 

Assalamualaikum sahabat Razie..

Setelah kita beberapa kali membahas soal kista dan miom, adakah yang tau perbedaannya?

Pasti banyak yang mengira jika Kista dan Miom itu sama, tentu saja berbeda ya say. Miom dan kista sendiri termasuk ke dalam tumor jinak penyebab sulit hamil yang keluhannya hampir sama, namun sebenarnya punya perbedaan cukup signifikan. Banyak wanita yang kurang menyadari kelainan ini karena dalam kasus yang ringan, kista atau mioma tidak menimbulkan keluhan yang berarti.

Then, apa perbedaan antara kista dan miom sih sebenarnya? Mari kita bahas sahabat razie, agar kalian lebih bisa mengenali gejala dan menghindari risiko bahaya 2 penyakit ini.

1. Perbedaan pada isinya: Kista terbentuk dari cairan abnormal yang menumpuk, sedangkan mioma terbentuk dari sel-sel yang terus tumbuh

Kista merupakan tumor jinak yang terbungkus kantung berisi cairan abnormal dan menempel pada indung telur. Sedangkan miom, mioma atau fibroid adalah jaringan di otot rahim yang berkembang menjadi tumor jinak atau kerap disebut dengan daging tumbuh.

2. Perbedaan dari wujudnya: Kista berbentuk kantung berisi cairan, sedangkan miom berbentuk gumpalan serabut otot

Secara bentuk dan teksturnya, kista dan miom memiliki perbedaan yang nyata. Umumnya, kista berbentuk menyerupai kantong yang berisi cairan. Tekstur dan warna cairannya sendiri bermacam-macam tergantung dari jenis kata yang dimiliki. Sedangkan miom berupa serabut otot yang membentuk semacam kumparan hingga membentuk bola padat tanpa inti.

3. Perbedaan dari tempat pertumbuhannya: keduanya sama-sama sering tumbuh di rahim, tapi juga bisa tumbuh di area tubuh lain

Kista biasa tumbuh di rahim, saluran telur, indung telur, vagina, hingga daerah vulva atau bagian luar alat kelamin cewek. Pada kasus yang jarang, kista bisa tumbuh di gusi. Sedangkan miom sebagian besar tumbuh di dalam dinding rahim. Sebagian kecil ada yang tumbuh di leher rahim dan menyebabkan kemandulan karena akan mengganggu masuknya sperma ke rahim.

4. Perbedaan dari gejalanya: Kista lebih dominan pada nyeri yang dirasakan, miom cenderung besar pengaruhnya ke siklus

Perlu kalian tau sahabat razie, keluhan yang dirasakan penderita kista dan miom memang hampir sama dan nyaris tidak ada bedanya. Pada kista, gejala biasanya baru muncul saat kantung kista membesar, yakni kram perut yang hebat saat menstruasi, nyeri di perut bagian bawah, sering merasa ingin pipis atau BAB, pada kondisi lanjut bisa teraba benjolan pada daerah perut.

Sedangkan pada miom, nyeri panggul baik saat menstruasi maupun berhubungan badan, pendarahan haid yang melebihi batas normal, siklus haid nggak rutin, perut terasa penuh, sebagian juga mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi.

5. Perbedaan dari penyebabnya: Kista bisa tumbuh alami tanpa sebab yang pasti, miom lebih banyak disebabkan karena faktor harmonal

Kista bisa tumbuh secara alami di dalam tubuh wanita, terutama pada wanita yang sedang berada di dalam masa subur. Meski belum diketahui secara pasti penyebabnya, di duga kista disebabkan kerena pencemaran bahan kimia yang karsinogen.

Sedangkan miom banyak dipengaruhi oleh faktor hormonal, terutama estrogen. Miom cenderung bertambah besar dengan cepat selama kehamilan dan menyusut saat menopause.

 

Cr: hipwee.com