fbpx
image
Jl. KH. Abdul Wahab Siamin Villa Bukit Mas, Ruko Raffles RD-07 Surabaya

Senin - Sabtu Jam buka 08.00 – 16.00

Minggu TUTUP

WASPADA TANDA-TANDA MENOPAUSE PADA WANITA

WASPADA TANDA-TANDA MENOPAUSE PADA WANITA

 

Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami, yang biasanya terjadi saat wanita memasuki 45 hingga 55 tahun. Seorang wanita dikatakan sudah menopause bila tidak mengalami menstruasi lagi, minimal 12 bulan. Setiap wanita akan mengalami menopause. Tanda-tanda menopause pun biasanya akan muncul menjelang menopause terjadi.
.
Menopause terjadi saat ovarium tidak lagi melepaskan sel telur dan wanita berhenti mengalami menstruasi. Dengan kata lain, setelah memasuki masa menopause, maka kemampuan reproduksi wanita akan berakhir.
.
Tanda-tanda menopause sebenarnya sudah mulai terjadi sejak masa perimenopause, yakni periode transisi yang terjadi beberapa tahun menjelang menopause. Pada masa ini, ovarium secara bertahap akan mulai memproduksi estrogen lebih sedikit. Umumnya perimenopause akan terjadi selama 4 tahun, tapi bisa berlangsung lebih lama atau lebih sebentar pada sebagian wanita.
.
Berikut, tanda-tanda menopause yang terjadi pada wanita:

1. Sering buang air kecil dan infeksi saluran kemih

Sering buang air kecil mengkin akan dialami wanita yang sedang menopause. Sementara itu, rasa sakit saat sedang buang air kecil mengkin juga akan terjadi akibat jaringan di vagina dan uretra menipis dan kehilangan elastisitas. Selain sering buang air kecil, beberapa wanita juga akan lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.

2. Sensasi rasa panas

Rasa panas yang menjalar ke seluruh tubuh merupakan gejala paling umum dari menopause dan sebagian besar wanita merasakannya. Rasa panas ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tidak diketahui penyebabnya. Selain rasa panas, umumnya gejala yang dirasakan tubuh berkeringat, kemerahan dan palpitasi atau berdebar-debar.

3. Insomnia

Selama menopause, akan mengalami insomnia atau sulit tidur. Jika hal ini terjadi, disarankan untuk melakukan relaksasi dengan mengatur pernapasan. Pada posisi yang nyaman untuk tidur. Sahabat bisa berolahraga di siang hari, sehingga merasa lelah di waktu malam. Disarankan pula untuk menjauhkan ponsel saat akan tidur agar tidak tergoda menggunakannya. Imbangi dengan pola hidup sehat dan menghindari minuman berkafein dan alkohol.

4. Vagina terasa kering dan nyeri

Penurunan produksi estrogen dan progesteron pada tubuh dapat mempengaruhi lapisan kelembapan yang melapisi dinding area kewanitaan. Area kewanitaan kering ditandai dengan munculnya rasa gatal dan disertai dengan rasa terbakar pada daerah sekitar area kewanitaan.

5. Lebih emosional

Penurunan hormon estrogen mempengaruhi perubahan emosional wanita, termasuk membuat wanita menjadi cepat marah, sedih, tidak bersemangat, gelisah, lebih agresif, sulit berkonsentrasi, merasa cepat lelah, hingga perubahan suasana hati.

 

Untuk mengatasi tanda-tanda menopause, sahabat dapat memanfaatkan pil KB, terapi hormon. Sebenarnya tidak hanya obat-obatan, berikut beberapa cara untuk mengatasi keluhan tanda-tanda menopause secara alami:

1. Kedelai

Kandungan isoflavone dalam kedelai merupakan bagian dari fitoestrogen yang menurut beberapa penelitian bermanfaat mengurangi keluhan tanda-tanda menstruasi. Sahabat razie dapat mengonsumsi kedelai dalam bentuk tahu, tempe atau susu kedelai.

2. Ginseng

Ginseng kemungkinan dapat mengatasi gejala menopause seperti kelelahan, kecemasan, dan juga stres yang dialami wanita semasa menopause. Sahabat razie bisa mencampurkan ginseng ke dalam teh yang biasa dikonsumsi.

3. Yoga

Yoga ditengarai mampu melatih ketenangan serta meredakan depresi dan sifat emosional yang bisa dialami wanita menopause. Selain mampu membuat emosi menjadi lebih stabil, yoga bisa membantu sahabat menjadi lebih tenang dalam masa transisi.

4. Akupuntur

Akupuntur mungkin menjadi alternatif terapi hormon yang bagi wanita mengalami sensasi rasa panas dan depresi saat menopause.
Cr: alodokter.com